Rabu, 11 Februari 2009

Shortcut Boot Mac OSX


keyboardmouseicon.jpgTulisan kali ini terinspirasi dari masalah yang saya alami baru-baru ini. Mac Mini yang selama ini dijadikan sebuah file server di kantor mengalami infinity boot loop, dimana Mac OS X terus-terusan boot up dan kami sampai mual mendengar bunyi BOOONGGG!!! terus-terusan. Bagaimana caranya memperbaiki Mac OS X kalau kita tidak bisa log-in? Apple memberikan solusi dengan menekan tombol tertentu ketika Mac di nyalakan, yaitu…Tombol-tombol inilah yang akan menyelamatkan Mac OS X Anda dari bencana. Saya hanya mengetahui beberapa kombinasi tombol saja, ternyata di website Knowledge Base Apple ada daftar lengkapnya. Jadi, saya terjemahkan saja di sini. Anda diharuskan menekan tombol di bawah ini setelah menyalakan komputer.

Tekan Shift ketika ada animasi loading di bawah logo Apple untuk Mencegah log-in otomatis.

Tekan Shift setelah menekan tombol log-in di jendela log-in, untuk masuk tanpa mengaktifkan log-in items dan jendela Finder.

Tekan C setelah menyalakan komputer, untuk start up dari CD.

Tekan N setelah menyalakan komputer, untuk start up dari disk NetBoot. Saya belum pernah mencoba yang ini.

Tekan T setelah menyalakan komputer, untuk start up dalam Target Disk Mode. Berguna apabila Anda ingin membuka Mac lain dan memindahkan datanya.

Tekan Option setelah menyalakan komputer, untuk memilih disk start up, apabila Anda mempunya banyak disk, termasuk CD/DVD juga.

Tekan Command + X setelah menyalakan komputer, untuk start up ke Mac OS X daripada Mac OS 9, apabila ada di volume disk yang sama. Masih ada gak sih yang make Mac OS 9?

Tekan tombol mouse setelah menyalakan komputer, untuk memuntahkan CD yang ada di dalam Mac.

Tekan Command + Option + P + R setelah menyalakan komputer, untuk untuk reset Parameter RAM (PRAM). Berguna apabila ada sesuatu masalah dengan Mac. Biasanya inilah yang dilakukan pertama kali ketika ada masalah berat dengan Mac.

Tekan Command + V setelah menyalakan komputer, untuk melihat perintah-perintah boot. Ingat Linux?

Tekan Command + S setelah menyalakan komputer, untuk start up di mode pengguna tunggal.

Tekan Shift setelah suara bong dan lepaskan ketika animasi loading yang beputar, untuk start up di Safe Mode. Butuh beberapa kali bagi saya untuk mencobanya. Berguna untuk troubleshooting masalah.

Yang menjadi masalah dengan Mac Mini saya dikarenakan banyaknya berkas yang corrupt. Jadi setelah Boot ke DVD Leopard, dan menjalankan check permision dan disk check. Mac Mini-nya sekarang bekerja dengan semangat lagi.

Jumat, 06 Februari 2009

Minimize effect Mac

Pada Mac OS X, melalui System Preferences - Dock, terdapat dua pilihan animasi untuk minimizing window, yaitu Genie (default) dan ScaleTernyata ada pilihan ketiga, yaitu Suck. Pilihan ini hanya dapat diaktifkan secara manual melalui Terminal. Buka aplikasi Terminal.app, lalu ketikkan:
$ default write com.apple.dock mineffect suck
Lalu logout dan login kembali, atau restart
Untuk mengembalikan effk semula, cukup buka System Preference - Dock, pilih salah satu effek standard nya.
Minimizing Windows Animation Effect

Minggu, 25 Januari 2009

Administrasi Foto Wedding

Disini saya coba menjabarkan apa-apa saja yang harus disiapkan dalam hal administrasi pada saat pertemuan dengan pengantin ini..

Hal yang perlu disiapkan ketika menghadapi klien (calon pengantin) : ,

  • Porto Folio
  • Penawaran Harga
  • Surat Pesanan
  • Wedding Contract
  • Tanda Terima
  • Kwitansi

Penjabarannya adalah sebagai berikut.


1. Portofolio
Portofolio adalah kumpulan dari hasil karya kita, dimana untuk bidang wedding adalah contoh jepretan pernikahan yang telah kita kerjakan.Untuk portofolio wedding ini sebaiknya kita menyiapkan contoh berupa foto yang telah terpasang dalam album seperti album yang akan kita serahkan pada klien kelak. Hal ini akan memudahkan klien dalam menilai tampilan dan album seperti apa yang akan mereka dapatkan kelak. Untuk penampilan foto sebaiknya dipisahkan antara album foto prewedding dan album foto liputan juga jika memungkinkan contoh foto foto mini studio.Jelaskan pada calon pengantin mengenai jenis jenis layanan yang anda tawarkan seperti foto liputan wedding, foto candid, mini studio ataupun video documentation. Jelaskan juga jenis album yang anda tawarkan.

(pada pembahasan ini saya umpamakan album yang ditawarkan adalah album digital cover kayu dengan 3 jenis ukuran yaitu 20×30, 25×30, 30×40. dipilihnya tiga ukuran ini adalah untuk memudahkan dalam pembuatan paket harga dari murah, sedang hingga mahal )

Dapat juga membawa laptop untuk memamerkan karya karya kita. Tapi umumnya yang saya alami klien akan lebih senang jika melihat portofolio berupa album foto atau produk jadi.


2. Penawaran Harga
Yang biasa ditanyakan setelah melihat porto folio kita adalah , “harganya berapa?” atau “ada paket apa?” Pokoknya berhubungan dengan harga.
Untuk mempermudah pengantin, berikan panduan pada mereka berupa daftar harga dari layanan yang anda tawarkan, dimana harga harga tersebut tersusun dalam beberapa kategori yang mudah dimengerti.Contoh :

DAFTAR HARGA

Liputan 1
No. Deskripsi Output Price(Rp)
1 Pemotretan 1 hari 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 30 x 40 cm XXXXXXX
1 Photographer 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 25 x 30 cm XXXXXXX
Unlimited Shoots + DVD Data 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 20 x 30 cm XXXXXXX
Liputan 2
No. Deskripsi Output Price(Rp)
1 Pemotretan 1 hari 2 pcs Album Ekslusive 20 Pages 30 x 40 cm XXXXXXX
2 Photographer 2 pcs Album Ekslusive 20 Pages 25 x 30 cm XXXXXXX
Unlimited Shoots + DVD Data 2 pcs Album Ekslusive 20 Pages 20 x 30 cm XXXXXXX
Candid Photography
No. Deskripsi Output Price(Rp)
1 Pemotretan 1 hari 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 30 x 40 cm XXXXXXX
1 Photographer 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 25 x 30 cm XXXXXXX
Unlimited Shoots + DVD Data 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 20 x 30 cm XXXXXXX
Studio On Spot
No. Deskripsi Output Price(Rp)
1 Pemotretan 1 hari 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 30 x 40 cm XXXXXXX
1 Photographer 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 25 x 30 cm XXXXXXX
Lighting + Background 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 20 x 30 cm XXXXXXX
Unlimited Shoots + DVD Data
Note: Untuk Lighting, Listrik harap disediakan
Prewedding
No. Deskripsi Output Price(Rp)
1 Pemotretan 1 hari Cetak 10 pcs 30 x 45 + Frame Kayu XXXXXXX
Outdoor Photo Session 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 30 x 40 cm
Make Up Artist Cetak 6 pcs 30 x 45 + Frame Kayu XXXXXXX
Unlimited Shoots + DVD Data 1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 25 x 30 cm
Digital imaging Cetak 4 pcs 30 x 45 + Frame Kayu XXXXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 20 x 30 cm
Cetak 4 pcs 30 x 45 XXXXXXX
1 pcs Album Ekslusive 20 Pages 20 x 30 cm
Note: Harga Tidak Termasuk Sewa Lokasi & Property, untuk luar kota +akomodasi & transportasi
Video Shooting
No. Deskripsi Output Price(Rp)
1 1 Camera MiniDV 3CCD 1 pcs DVD Master XXXXXXX
Shooting 1 Hari 1 pcs DVD Copy
Lighting
Standar Video Editing
2 2 Camera MiniDV 3CCD 2 pcs DVD Master XXXXXXX
Shooting 1 Hari 4 pcs DVD Copy
Lighting
Standar Video Editing
Note:
Untuk Lighting, Listrik harap disediakan

Contoh diatas adalah contoh dari bentuk layanan yang ditawarkan pada klien. Untuk item-item yang ingin ditawarkan terserah dari keinginan, misalnya tidak perlu menyerahkan filenya atau sebagainya.

Untuk memudahkan klien dalam memilih, sebaiknya membuat beberapa paket khusus yaitu berupa gabungan dari layanan-layanan tersebut yang terdiri dari beberapa harga dari murah hingga mahal, dimana jika digabungkan, harga paket tersebut akan lebih murah dibandingkan jika mengambil layanan secara satuan. Pintar pintarlah dalam menyusun paket paket tersebut karena hal ini akan mempengaruhi pilihan klien.

Jika ada permintaan diluar layanan atau paket yang anda tawarkan minta waktu kepada mereka untuk menghitung harga. Dimana perlu diperhatikan bahwa harga layanan yang anda tawarkan berhubungan dengan perhitungan ongkos, seperti transportasi, produksi, bayar assisten, bayar digital imaging, penyusutan alat, biaya listrik, tenaga dsb. Hal ini tidak saya bahas karena saya anggap bahwa tiap tiap orang mempunyai perhitungan sendiri-sendiri.



3. Surat Pesanan. Setelah klien menentukan layanan apa yang mereka pilih. Maka selanjutnya kita harus membuat surat pesanan. Dimana surat pesanan menjelaskan item-item apa yang akan kita berikan kepada pengantin.Surat Pesanan ini untuk mencegah kemungkinan buruk dikemudian hari. Seperti jika klien menyatakan bahwa mereka memesan album besar padahal pesanan yang kita terima hanya album kecil. Untuk itu penulisan item-item pada surat pesanan harus dituliskan secara teliti.Hal yang penting untuk diingat dalam membuat Surat pesanan adalah :
  • Tuliskan item-item yang dipesan secara detail dan teliti
  • Nama Pemesan jelas dengan alamat dan telpon (kalau bisa no.KTP)
  • Keterangan Tanggal dan Tempat Pemotretan
  • Term of Payment.
  • Tanda Tangan dan Materai secukupnya

Contoh draft surat pesanan :


SURAT PESANAN
No: 20/VI/SP/2007Nama Klien : Bart Simpson
Alamat Lengkap: Jln. Kemang Raya no.30 jakarta
Telpon : 0217777777 HP: 08188888888
Fax : 021.666666Bersama ini memesan item-item sebagai berikut :
Paket Dokumentasi Spesial 1
No. Item Spesifikasi Output Price (Rp)
1 Prewedding Pemotretan 1 hari Cetak 4 pcs 12Rs + Frame Kayu XXXXXXXX
Concept 1 buah Album Photo Ekslusif 30×40 20 pages
Outdoor Photo Season
Unlimited Shoots + CD
2 Liputan Pemotretan 1 hari 2 pcs Album Photo Ekslusive 30×40 20 pages
2 Photographer
Unlimited Shoots + dvd data
3 Candid Pemotretan 1 hari 1 buah Album Photo Ekslusif 30×40 20 pages
1 Photographer
Unlimited Shoots + dvd data
4 Studio On The Spot Pemotretan 1 hari 1 buah Album Photo Ekslusif 30×40 20 pages
Lighting + Background
Unlimited Shoots + dvd data
5 Video Shooting 1 Camera MiniDV 3CCD 1 pcs DVD Master
Shooting 1 hari 2 pcs DVD Copy
Lighting 2 x 1000 W
Standar Video Editing

Tempat Pernikahan : Hotel Stadion Utama Senayan
Tanggal : 20-08-2008
Jam : 8.00 ? 22.00
Term of Payment
- Uang Muka sebesar 50%
- Sisa pembayaran setelah album/hasil kerja diterima
Term of Payment
- Uang Muka sebesar 50%
- Sisa pembayaran setelah album/hasil kerja diterima
- Dengan menandatangani surat pesanan ini, pemesan penyetujui syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan
Penerima Pesanan PemesanTanda tangan tanda tangan


FOTOGRAFER NAMA PEMESAN


4.Wedding ContractWedding Contract sebetulnya fungsinya sebagai pelengkap dari Surat Pesanan dimana menerangkan mengenai hal hal yang akan kita lakukan pada saat pemotretan dan beberapa keterangan yang lebih mendetail mengenai item-item yang akan kita berikan kepada klien.Wedding Contract ini dapat bervariasi bentuknya tergantung dari kebutuhan tiap tiap fotografer terhadap kliennya dan sebaliknya.. Sebaiknya dalam Wedding Contract ini dimasukan klausul-klausul yang akan memudahkan kita dalam menjalankan tugas ketika acara dan juga mengenai penggunaan hasil foto untuk promosi kita kelak.Dalam Wedding Contract ini kita harus memikirkan berbagai kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi dalam peliputan dan membuat klausul yang dapat meminimalisasikan. Contohnya: mantan pacar pengantin membawa rombongan dan membuat kekacauan hingga alat kita rusak. Tuliskan dalam klausul bahwa pemesan harus mengganti biaya perbaikan bila hal itu terjadi. Hal ini untuk menghindari kerugian dari pihak kita.Atau misalnya jam kerja yang molor akibat keluarga-keluarga yang narsis foto. Sehingga waktu kita dirugikan. Tuliskan dalam klausul bahwa kita bekerja sesuai jadwal dan untuk foto keluarga harus didaftarkan.Pintar-pintarlah dalam membuat wedding contract ini. Tapi aturlah kata sedemikian mungkin sehingga tidak berkesan memaksa.

Hal yang penting untuk diingat dalam membuat Wedding Contract adalah :

  • Tuliskan item-item yang dipesan secara detail dan teliti
  • Tuliskan Klausul yang dapat memudahkan kita dalam bertugas
  • Nama Pemesan jelas dengan alamat dan telpon (kalau bisa no.KTP)
  • Keterangan Tanggal dan Tempat Pemotretan
  • Tanda Tangan dan Materai secukupnya

Contoh draft Wedding Contract

Photographer Wedding Documentation RulesALBUM PHOTO
Jumlah dan Ukuran Album yang akan diberikan adalah sesuai dengan Surat Pesanan
Album Yang Diberikan adalah Album Photo Digital dengan Cover Kulit/Kayu/Besi dengan XX halaman
Bentuk Cover Album akan diusahakan sesuai dengan permintaan jika stock tersedia
Ukuran Photo yang Dicetak adalah Ukuran Cetak Photo sesuai dengan ukuran album
Tampilan Photo yang Dicetak adalah dengan bentuk kolase (tampilan disain grafis)
Photo yang dicetak untuk album akan dilindungi dengan Laminating Doff anti gores
Seluruh hasil photo yang dihasilkan selama Pemotretan akan diserahkan dalam bentuk Data CD/DVD
Pihak Pemesan berhak untuk mencetak ulang secara pribadi seluruh foto yang ada di dalam CD yang diberikan
Photographer tidak memberikan file Photo yang dicetak dalam album dengan bentuk kolase dengan alasan hak cipta
Untuk Pencetakan Ulang Album dapat dipesan secara terpisah pada PhotographerVIDEO SHOOTING
Jumlah DVD yang diberikan adalah sesuai dengan Surat Pesanan.
DVD yang diberikan adalah film berisi Dokumentasi Acara yang telah melalui Proses Editing
Untuk penambahan Jumlah copy dapat dilakukan sendiri atau melalui kami dengan pemesanan sebelumnya
Untuk Shooting Indoor/dalam ruangan diharapkan untuk menyediakan Listrik yang memadai untuk lighting (minimal 1000 w)
Photographer tidak bertanggung jawab apabila terjadi penurunan kualitas liputan apabila tidak tersedianya listrik yang memadaiTAMBAHAN
Pemesan wajib memberikan Rundown Acara yang akan digunakan sebagai panduan waktu peliputan
Pemesan wajib untuk memberikan list foto keluarga yang akan difoto dan yang akan dimasukkan dalam album
Pemesan wajib untuk menyediakan konsumsi yang memadai untuk Crew
Pemesan wajib menyediakan surat ijin masuk baik untuk crew atau barang
Pemesan wajib menunjuk koordinator dokumentasi sebagai media informasi
Pemesan wajib mengganti biaya perbaikan kerusakan alat yang diakibatkan hal diluar kemampuan yang terjadi selama proses pendokumentasian acara ( contoh : keributan, bencana alam dan sebagainya. )
Waktu kerja dalam 1 hari adalah maksimal 8 jam atau sesuai dengan rundown, selebihnya dikenakan charge Rp. xxxxxxxxx,-/jam
Untuk tambahan Liputan diluar Surat Pesanan/Rundown akan dikenakan charge tambahan sesuai dengan jenis liputan
Photographer berhak untuk melakukan tindakan apapun untuk mendapatkan hasil dokumentasi yang maksimal
Photographer berhak untuk menggunakan hasil foto sebagai media promosi bagi Photographer tanpa syarat apapun
Menyetujui :

Tanda tangan tanda tangan



FOTOGRAFER NAMA PEMESAN

5. Tanda TerimaSetelah pemotretan dan pembuatan album. Saatnya menyerahkan album pada klien. Ada hal yang terkadang dilupakan oleh fotografer, yaitu membuat Surat Tanda Terima.Tanda Terima ini dapat berupa Surat sederhana yang menyatakan bahwa pemesan telah menerima barang2 pesannya dari kita dengan baik. Sehingga mereka tidak dapat berbohong dikemudian hari bahwa mereka belum menerima pesanan tersebut.Tanda Terima ini sangat penting, ada kasus dimana orang tua pihak perempuan menyatakan belum menerima album foto pernikahan anaknya, sedangkan album foto telah diserahkan ke pengantin pria. Ternyata ada masalah internal diantara keluarga mereka, dimana album foto tidak disampaikan ke orang tua pihak perempuan. Sebetulnya masalah internal mereka bukan urusan fotografer dan dengan Tanda Terima ini fotografer bisa membuktikan bahwa seluruh item telah diserahkan pada pengantin pria.Untuk itu janganlah menyepelekan tanda terima, walaupun biasanya setelah album diserahkan dan pembayaran telah diterima seluruhnya urusan selesai, tapi terkadang ada hal hal yang terjadi diluar perkiraan.Contoh Surat Tanda Terima :
TANDA TERIMA
No: 20/VI/SP/2007Tanggal :20-20-2009Bersama ini Telah kami Kirimkan barang sesuai pesanan sebagai berikut :
  • 1 pcs Album Ekslusive Prewedding 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 2 pcs Album Ekslusive Liputan 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 1 pcs Album Ekslusive Candid 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 1 pcs Album Ekslusive Studio 20 Pages ukuran 30 x 40 cm
  • 2 pcs DVD Data Photo
  • 2 pcs DVD Video

Dalam keadaan baik.

Hormat Kami

Tanda Tangan

PHOTOGRAPHER

______________________________________
Penerima :
Nama Lengkap:
Alamat :
Telpon :
Tanda Tangan :

Telah Menerima Barang sesuai dengan keterangan diatas dengan keadaan baik.


6. Kwitansi?Kalau kwitansi kayaknya gak perlu dijelaskan lagi yaa?
Hehehehehehhe

Multicasting

MULTICASTING

Prinsip yang digunakan pada transfer data biasa di internet ialah Unicasting. Artinya, untuk setiap client, dikirmkan satu paket data khusus. Jika server hendak menangani sepuluh client , maka server akan sepuluh kali mengirimkan paket data tersebut. Untuk aplikasi siaran di internet, pendekatan ini menjadi mubazir,, karena server mengirimkan data yang sama berkali kali ke sekian banyak client.

Pendekatan berikutnya ialah broadcasting. Yang dimaksud dengan broadcasting ialah mengirimkan paket ke alamat broadcast dari suatu network. Akibat dari proses ini, satu paket yang dikirim oleh Multicast Server akan didengar oleh semua komputer pada network tujuan. Komputer yang membutuhkan paket tersebut akan mengambilnya, dan komputer yang tidak membutuhkan paket tersebut akan membuangnya setelah memrosesnya terlebih dahulu. Pendekatan ini sedikit lebih efisien dibandingkan dengan unicasting , jika ditinjau dari jumlah data yang dikirim. Namun inefisiensi terjadi dalam hal lain , server pengirim paket tidak peduli ada tidaknya client yang menginginkan paket data multimedia ini di network yang bersangkutan. Hal ini juga merupakan beban bagi jaringan.

Untuk mengatasi hal ini, digunakan prinsip IP multicasting. IP multicasting mengabungkan keuntungan dari dua konsep diatas. Paket data dikirimkan kepada sekelompok client yang memang membutuhkannya . Dengan cara ini ,data multimedia dikirimkan secara efisien melalui jaringan internet. Semakin banyaknya client tidak akan membebani server, karena server hanya mengirimkan satu paket untuk semua client. Dan client yang tidak membutuhkan paket multicast, tidak akan menerima paket ini , sehingga client tak perlu memproses paket yang tak dibutuhkannya.

Cara Kerja IP Multicast

IP multicast bekerja dengan cara yang sama seperti televisi dan radio. Jika kita ingin mendengar siaran dari stasiun televisi tertentu, kita memilih frekwensi tertentu tempat siaran televisi tersebut memancar . Hal yang sama terjadi pada multicasting , hanya saja kali ini komputer dibuat hanya mendengar pakat data dengan IP address tertentu yang khusus digunakan untuk keperluan multicasting. Untuk dapat mendengar paket multicast dari server tertentu, komputer penerima memerintahkan card ethernet agar \”mendengarkan\” paket dengan IP address tertentu , tempat server memancarkan datanya.

Pihak pemancar yang harus mengumumkan terlebih dahulu ada tidaknya siaran ini agar client mengetahui ada tidaknya suatu siaran yg dipancarkan dengan IP address tertentu. Server multicast biasanya mengumumkan jadwal siarannya menggunakan protokol yang dinamakan SDP ( Session Description Protocol). Dengan menggunakan protokol ini , diumumkanlah informasi penting diantaranya :

    • Nama dan deskripsi acara,
    • Jadwal acara ini
    • Tipe media yang digunakan ( Video, Audio, Teks )
    • IP address dan nomor port yang digunakan.

Informasi ini kemudian di pancarkan menggunakan IP address tertentu (dedicated) yang memang disediakan untuk keperluan ini. Client multicast tinggal mendengarkan informasi ini saja.

Setelah mengetahui acara apa saja yang hendak dipancarkan, komputer client kemudian mendaftar ke router multicast yang bersangkutan. Dengan proses pendaftaran ini, multicast router mengetahui ada client di networknya yang berminat mendengarkan siaran tertentu. Proses pendaftaran ini dilakukan melalui protokol yang dinamakan IGMP (Internet Group Management Protocol )

Isu-Isu Keamanan

Dalam merancang sistem komunikasi multicast, keamanan dan efesiensi multicast menjadi bagian yang sangat penting untuk diperhatikan. Masalah perancangan kemananan komunikasi multicast juga melibatkan perhatian pada komunikasi point-to-point. Isu yang paling berkembang dalam komunikasi multicast adalah otentikasi pesan (authenticity) dan sifat kerahasiaan (secrecy). Sifat kerahasiaan berarti bahwa hanya anggota grup multicast yang dapat mendeskripsikan data yang ditransmisikan. Ada dua tipe dari sifat kerahasiaan ini, yaitu ephemeral secrecy dan long term secrecy. Ephemeral secrecy berarti mengamankan bukan anggota grup untuk kemudahan mengakses data yang ditransmisikan. Long term secrecy melakukan proteksi keandalan data untuk waktu yang panjang.

Otentikasi menunjukkan adanya keterjaminan data yang diterima adalah data yang asli tidak mengalami modifikasi. Group authenticity berarti setiap anggota grup dapat mengenali apakah sebuah pesan dikirim oleh seorang anggota grup. Source authenticity menunjukkan adanya kemungkinan untuk mengidentifikasi pengirim dalam grup. Otentikasi ini penting untuk memverifikasi data multicast yang diterima, bahwa data yang diterima dijamin tidak mengalami perubahan dan sesuai dengan sumber (source) aslinya. Untuk menjamin masalah otentifikasi sumber dilakukan dengan mekanisme Message Authentication Code (MAC), di mana setiap anggota mempunyai set kunci yang berbeda.

Anonymity mencakup penjagaan kerahasiaan identitas anggota grup dari anggota grup yang lain, atau bahkan dari luar grup,selain itu menyembunyikan identitas pengirim untuk data-data yang sifatnya rahasia. Pengamanan pada kontrol akses (access control) adalah metoda pengamanan di mana hanya anggota-anggota yang berhak saja dari suatu grup multicast yang mempunyai akses ke komunikasi grup multicast. Masalah penanganan akses kontrol akan menjadi kompleks jika anggota dapat bergabung atau meninggalkan grup pada setiap waktu. Maintaining availability atau service availability penting dalam memberikan proteksi terhadap layanan pembatalan dan serangan-serangan yang tidak dikehendaki baik koalisi dari dalam maupun dari luar.

Di dalam sebuah skenario yang sederhana terdapat sebuah group owner yang dapat dipercaya untuk memanajemen keamanan grup. Peraturan-peraturan umum yang digunakan antara lain adalah penanganan kontrol akses, pencatatan lalulintas dan penggunaannya, dan penanganan kunci. Sebuah pendekatan untuk pendistribusian masalah kepercayaan di dalam pusat sekuriti multicast adalah dengan menggunakan teknik threshold cryptography dan proactive security dengan menempatkan sebuah center tunggal dengan pelayananan yang terdistribusi.

MBONE

Multicast adalah metoda komunikasi pada LAN yang menghubungkan satu pengirim data dengan sekelompok penerima data. Multicast memungkinkan hanya satu paket data yang dikirimkan kepada satu kelompok penerima, tanpa bergantung pada banyaknya penerima data tersebut. Pengguna jaringan multicast di Internet bergabung dalam suatu jaringan raksasa bernama Mbone (Multicast Backbone)

Saat ini , Network Terbesar yang menjalankan prinsip multicasting di Internet disebut sebagai Multicast backbone , disingkat Mbone. Mbone ini merupakan jaringan virtual di internet yang terdiri dari beberapa \”multicast island\” (network berukuran kecil dan sedang yang menjalankan protokol IP multicasting). Jika hubungan antara network ini melaui jaringan yang non multicast, paket multicast yang dikirim ke network tujuan dengan dibungkus dalam bentuk paket Unicast. Hal ini disebut sebagai tunnelling.

Jika antara kedua jaringan sudah dijalankan protokol routing multicast, tunneling tak perlu dilakukan. Beberapa protokol routing yang umum dipakai untuk multicasting ialah : DVMRP (Distance Vector Multicast Routing Protocol), PIM (Protocol Independent multicast) dan MOSPF (Multicast OSPF) .

a. Distance Vector Multicast Routing Protocol (DVMRP)

DVMRP adalah multicast routing protocol yang menyediakan mekanisme yang efisien untuk koneksi data yang dikirimkan ke group dalam suatu jaringan internet. Protokol ini secara periodik mengirimkan dua informasi ke router tetangga :

  • Jarak hop berikutnya , metric hop berikutnya.
  • Tujuan hop berikutnya yang akan ditempuh.

Distance vector secara periodic mengirimkan tabel routing ke router yang terdekat. Ketika router mengalami putus koneksi (down) , router distance vector akan mempelajari perubahan jalur atau tabel tersebut masih ada pada jalur link tersebut sampai pada waktu tertentu. Jika waktu yang diperlukan untuk menunggu respon dari router yang menerima kiriman tabel routing melebihi waktu yang telah ditentukan maka router itu akan dihapus pada tabel routing router tersebut. Router yang terdekat akan mengirimkan informasi perubahan dari jalur melalui broadcast. Waktu yang diperlukan untuk semua router didalam mengubah tabel routing dinamakan konvergen. Konvergen didalam distance vector meliputi :

  1. Setiap router menerima informasi routing yang baru.
  2. Setiap router mengupdate table routing.
  3. Setiap router mengupdate metric tabel routing dengan informasinya sendiri (menambah hop).
  4. Setiap router membroadcast semua informasi ke router yang terdekat.

Proses konvergen didalam distance vector memerlukan waktu yang lama , hal ini dikarenakan setiap router mengupdate table routing mereka sendiri. Hal inilah yang akan mengakibatkan waktu yang lama. Akibat dari ini akan mengakibatkan tidak terdistribusinya table routing ke router terdekatnya.

Protokol distance vector merupakan protokol algoritma routing yang memilih jalur berdasarkan jumlah hop yang paling kecil.Hop merupakan jumlah router yang akan dituju sebelum paket data itu sampai ke alamat tujuan.Protokol distance vector mengirimkan paket informasi table routing mereka ke router yang terdekat.

b. OSPF

OSPF yang artinya Open Shortest Path First.OSPF ini merupakan protocol link-state. Di dalam OSPF terdapat metode penggabungan datebase link melalui penggunaan perbedaan subnet mask , penggabungan beberapa rute-rute menjadi satu masukan rute di dalam database. Seperti misalnya jaringan 192.168.1.0 sampai 192.168.254.0 , penggabungan rute akan menjadi 192.168.0.0 dengan subnet mask 255.255.0.0. Di dalam konfigurasi OSPF itu sendiri terdapat semacam area-area (seperti Autonomous System) sebagai level tingkatan yang tidak digunakan pada protokol. Router yang semua interfacenya terhubung ke dalam satu area dinamakan router internal. Router yang hanya terhubung dengan backbone dinamakan router backbone. Roouter yang terhubung dengan area yang berbeda disebut router batas area (area border router).

Algoritma Multicast Routing

Beberapa algoritma telah diusulkan untuk membangun jaringan multicast di mana paket-paket multicast dapat dikirimkan ke titik tujuan. Algoritma ini dapat digunakan dalam penerapan protokol multicast routing.

a. Flooding

Algoritma flooding yang telah telah digunakan pada protokol seperti OSPF adalah teknik yang paling sederhana untuk mengirimkan data multicast ke router pada sebuah jaringan. Pada algoritma ini, ketika router menerima paket multicast maka router pertama-tama akan mengecek apakah paket tersebut pernah sampai ke router atau paket tersebut untuk pertama kalinya sampai ke router. Jika pertama kali, maka router akan meneruskan paket tersebut ke semua interface, kecuali ke interface asal dari paket tersebut. Dengan cara ini maka diyakini semua router akan menerima sedikitnya satu paket.

b. Spanning Trees

Pada algoritma ini, hanya ada satu active path di antara dua router. Ketika router menerima suatu paket multicast, router akan meneruskan paket ke semua jaringan yang merupakan bagian dari spanning tree. Informasi yang harus dijaga oleh router adalah variabel boolean yang menunjukkan apakah jaringan merupakan bagian dari spanning tree atau bukan.

c. Reverse Path Broadcasting (RPB)

Algoritma RPB sering digunakan pada MBone ( Multicast Backbone). Algoritma ini merupakan modifikasi dari algoritma spanning trees. Pada algoritma ini, ketika router menerima suatu paket multicast pada link \”L\” dan dari sumber \”S\”, router akan memeriksa dan melihat apakah link “L” merupakan jalan terpendek menuju S. Jika iya, paket akan diteruskan pada semua link kecuali L.

d. Truncated Reverse Path Broadcasting (TRPB)

Algoritma TRPB hadir untuk mengatasi kekurangan pada algoritma RPB. Dengan menggunakan protokol IGMP protokol, maka sebuah router dapat menentukan apakah anggota dari kelompok multicast ada pada subnetwork atau tidak ada. Jika subnetwork tidak mempunyai router yang berhubungan dengannya, router akan memotong spanning tree.

e. Steiner Trees (ST)

Pada algoritma RPB dan TRPB, alur terpendek antara titik sumber degan masing-masing titik tujuan digunakan untuk mengirimkan paket multicast. Tetapi algoritma tersebut tidak meminimalkan penggunaan sumber daya jaringan.

Pada gambar terlihat hanya menggunakan sedikit link. Tipe inilah yang disebut dengan Steiner Trees.

Kesimpulan

Aplikasi dari multicast merupakan faktor yang sangat penting dalam perkembangan internet. Transmisi simultan ke beberapa lokasi adalah struktur dasar yang penting. Adalah sulit untuk mengimplementasikan WebTV atau WebRadio tanpa multicast. Aspek teknis yang paling penting dari IP Multicast adalah IP Multicast Routing dan Protokol Transport. Protokol routing yang efisien adalah penting bagi IP Multicast Routing untuk menjadi standar pada setiap router di internet.

Daftar Pustaka